Sabtu, 19 Desember 2015

Inilah Akhirnya

Iapun sampai di sebuah persimpangan, sebuah persimpangan yg mengingatkannya kepada sebuah kejadian, kejadian yg telah lama ia lupakan, kejadian yg benar benar mengubah hidupnya

Hari itu aku terbangun dengan dengan sangat tidak bersemangat, hpku masih berbunyi menandakan ada telepon masuk, kulihat ternyata itu panggilan dari Al, lalu kujawab panggilan tersebut.
"Halo.."
"Jam segini masih molor aja, dasar pelor, cepet bangun"
"Iya ini udh bangun"
"Awas telat, cepet sadar haha"
"Iya, baweeell.."
"Yaudah, aku udh mau pergi, daaah"
"Aku jemput ya?"
"Idiih, mandi aja belom so soan mau jemput hahaha, udh ah, jangan telat yaa"
"Hmmm..." aku jawab seadanya, lalu ia menutup panggilannya.

Akupun segera bergegas untuk bersiap siap, setelah selesai segalanya aku langsung tancap gas dengan sepeda motorku, akupun sampai disekolah, sebuah tempat yg selalu ingin kuhapuskan, sebuah tempat yg mengunciku selama kurang lebih delapan jam, namun ada satu hal yg selalu ingin aku temui disekolah.
"Digyaa...."
"Apasih Al.." ya namanya Althea, Althea Calista lengkapnya, hanya itu yg bisa membuatku tersenyum disekolah
"Tumben ga telat haha.."
"Hmmm.." kataku sambil tetap berjalan menuju kelas
"Pulangnya anter aku ya"
"Kemana?"
"Pokoknya anter, ga ada alesan, daaah aku kekelas dulu"
Iapun berlalu, akupun maaul kelas, ya saatnya untuk tertidur lagi.

Tanpa terasa hari sudah menunjukan waktu untuk pulang, akupun menunggu Althea di pintu gerbang, tak lama ia datang lalu kami mulai menuju tempat yg ntah kemana Aku akan dibawa, kami melewati sebuah perempatan lalu tiba tiba aku seperti terhantam sebuah benda besar, dan aku tak ingat apa apa lagi.

"Berita dikoran mengabarkan sebuah motor yg ditumpangi dua orang siswa tertabrak sebuah bus, seorang pria yg yg mengendarai motor ditemukan tewas sementara sang wanita ditemukan dengan keadaan kritis"

Lalu gadis itu berlalu, meninggalkan perempatan tersebut, tempat yg sangat mengubah hidupnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar