Hari berganti hari dan aku masih belum menemukan sesuatu yg pas untuk melanjutkan apa yg aku kerjakan, saran dari org itu sempat membuat ku percaya diri namun hanya sesaat, dan sekarang aku sudah tak bisa menemukan kepercayaan diri tersebut bagai hilang ditelan bumi, seandainya saja ada dia mungkin aku masih dapat tenang dan tak akan seperti ini, huh mengapa aku jadi berfikir yg aneh aneh sudahlah lagian aku belum lama juga mengenalnya. Sore hari tiba akupun memutuskan untuk pergi keluar sekedar me refresh otaku dan ponselku tak akan terlupa kali ini. Ah mendung, kuharap hari ini tidak turun hujan, akupun berjalan menyusuri jalan komplek rumahku, sekedar mencari inspirasi, namun apa yg kudapat hanya rasa bosan yg menghampiri diriku, langkahku terhenti saat berada didepan sebuah halte bis, aku mengingat sesuatu tentang tempat itu yg katanya aku sudah 2 kali bertemu dengannya dan sekarang aku sudah ingat, ternyata dia adalah gadis murung yg tempo hari aku beri sekaleng coffee, dan sekarang akupun membawa dua kaleng coffee, apa aku berharap akan menemukan dia disini? Jangan bodoh jangan berfikiran sesuatu yg mustahil.
Tiba tiba, ah hujan turun, dengan terpaksa aku menepi ditempat itu, aku berharap hujan segera berakhir karena hari sudah mulai gelap, pukul berapa sekarang? Sial sudah sangat petang, lalu sekarang apa yg harus kulakukan? Aku hanya tertunduk, duduk diatas sebuah bangku panjang yg tertutup fiber dibagian atas, mungkin bangku itu memang didesain seperti ini, agar dapat ditempati seseorang saat berada dalam situasi sama sepertiku. Sudah hampir 30menit aku menunggu namun hujan tak kunjung reda, tak terlalu besar namun dapat membuatku basah kuyup apabila aku ada didalamnya
Tak lama sebuah bis berhenti didepanku, pintunya terbuka dan bis itu menurunkan seseorang, seorang wanita yg mengenakan sebuah sweater yg kurasa akan sangat hangat ketika mengenakannya dan celana panjang berwarna hitam. Ia turun dengan sebuah senyuman di wajahnya, ia menatapku, lalu ia kembali tersenyum, aku masih menatapnya heran "Hai K.." ah suara itu masih sama dan masih kuingat, "Hai V.." jawabku,
"Mengapa kau memanggilku seperti itu?" Tanyanya
"Karena kau pun memanggilku dengan inisial ku"
Lalu kita tertawa bersamaan, iapun duduk di sebelah ku. Ya dialah org yg aku cari, dialah gadis itu, dialah seseorang yg memunculkan kembali kepercayaan diriku
"Apa kamu selalu kesini?" Tanyanya
"Tidak juga, aku hanya sedang ingin bertemu seseorang"
"Mengapa bertemu di tempat seperti ini?"
"Karena pertemuan ku dengannya selalu tepat disini?"
"Hahaha menurutku ini tempat yg cukup aneh untuk suatu pertemuan" Candanya
"Akupun berfikir hal yg sama, namun aku tak dapat menghubunginya untuk bertemu di tempat lain"
"Lalu bagaimana kamu tau bahwa kamu akan bertemu dengannya"
"Pertemuan yg kumaksud tengah terjadi sekarang"
"Apa kau ingin menemui ku?" Tanyanya heran
"Seperti itulah haha"
"Mengapa kau tak menghubungiku saja, aku sempat menelpon mu tempo hari"
"Aku terlalu takut untuk melakukannya"
"Karena?"
"Aku pikir kita belum lama saling mengenal"
"Hahaha lebay kamu"
"Yasudah besok aku akan mengubungi mu"
"Untuk?"
"Kita atur jadwal pertemuan selanjutnya haha" candaku
"Ya, kita tak perlu mengandalkan kebetulan lagi untuk berjumpa" katanya yg lalu melihat kedepan
Akupun mengeluarkan coffee yg tadi aku bawa lalu menawarkan 1 kaleng padanya
"Terima kasih, tapi mengapa kau selalu membawa 2 kaleng?"
"Karena aku sudah bilang akan bertemu seseorang, dan akan lebih menyenangkan ketika kita sambil meminum coffee"
"Ya, tapi coffee dingin di hari hujan adalah pilihan terburuk hahaha" candanya, aku pikir ia lebih banyak teryawa sekarang
"Akupun berfikir seperti itu"
"Lalu.."
"Jika aku membawa teh hangat aku perlu air panas setidaknya" dia hanya menanggapinya dengan senyuman dan sedikit gelengan kepala, lalu kembali melihat kearah depan
"Mengapa kau selalu memperhatikan hujan?" Aku kembali bertanya dan dia hanya tersenyum lagi
"Apa kau sengaja datang kesini untuk memperhatikan hujan?" Pertanyaanku selanjutnya
"Tidak, akupun ingin bertemu seseorang dan pertemuanku denganya selalu diiringi hujan" akhirnya dia mau menjawab pertanyaan konyol ku.
Aku berbincang dengannya membicarakan hal hal yg tidak penting untuk di bahas, lalu mobil itu perlahan mendekati kami, ya mobil yg membawanya menghampiri ketiadaan tempo hari, sekarang mobil itu tepat didepan kami lalu ia berdiri sambil tersenyum ia berkata "Sampai jumpa Karavaaa.." katanya sambil melambaikan tangan "Sampai jumpa Viny" balasku dengan senyuman, ia pun sudah tak terlihat lagi kini aku sendiri lagi, huh aku pikir hujan akan cukup lama dan aku harus menunggu hingga reda untuk pulang. Lalu tiba tiba pintu mobil itu terbuka lagi dan gadis itu turun kembali sambil menutupi kepala nya dengan tangan, ia menghampiri ku "Aku punya payung, pakailah kukira hujan akan berlangsung lama" katanya sambil menyodorkan sebuah payung pada ku, aku mengambilnya seraya berkata "Terima kasih, lalu kapan aku harus mengembalikannya?"
"Kita akan bertemu di lain waktu, bawalah jika kamu tidak keberatan" jawabnya
"Okay, akan kuingat"
"Sampai jumpa, lagi hahaha"
Iapun kembali masuk kedalam mobil lalu mobil itu melaju hingga membawanya menuju ketiadaan, ya waktunya untuk pulang, aku masih harus menyelesaikan sesuatu dan kepercayaan diriku sudah sangat penuh sekarang hahaha. Menurutku itu adalah pertemuan singkat nan hebat yang membuatku menjadi terpikat. Ah, sudahlah jangan berfikiran yg aneh aneh, ya sampai jumpa, lagi vin...